Pada 8-10 Mei 2025, Vasa Hotel, Surabaya menjadi pusat pertemuan para praktisi ortopedi dari seluruh Indonesia dalam ajang 73rd Continuing Orthopaedic Education (COE). Kegiatan tahunan ini selalu dinantikan oleh konsulen, spesialis, residen, dan dokter umum yang ingin mendalami di bidang ortopedi dan traumatologi.
Tahun ini, COE mengangkat tema “Orthopaedic Minimal Invasive Procedures in Indonesia: Advantages, Challenges, and Opportunities. Is the latest always the greatest?” yang mengulas perkembangan prosedur minimal invasif ortopedi di Indonesia beserta keunggulan, tantangan, dan peluangnya.

Rangkaian acara dibuka dengan pre-exam course dan final paper presentation untuk kandidat Sp.OT, mencerminkan komitmen Indonesian Orthopaedic Association (IOA) dalam membina generasi penerus ortopedi. Selain forum ilmiah, COE juga menjadi ajang kompetisi di bidang penelitian dan olahraga yang mempererat kebersamaan peserta.
Adapun delegasi final paper dari Departemen Ortopedi Universitas Hasanuddin terdiri dari para peserta yang telah menyelesaikan tugas akhir sebagai bagian dari proses kelulusan dan ujian nasional. Delegasi ini mewakili kualitas akademik dan kompetensi klinis yang telah dibangun selama masa pendidikan.
Berikut adalah nama-nama delegasi final paper:
- dr. Ardy Lioe dengan Judul “Correlation Of Peroneus Longus Tendon Diameter On Mri With Ankle Functional Outcome, Ankle Plantar flexion And Eversion Strength Following Peroneus Longus Tendon Harvest In Makassar”
- dr. Ardianto Arsadi Ali dengan Judul “Outcome Analysis of Posterior-Only Single-Stage Surgical Correction of Kyphotic Deformity in Spinal Tuberculosis”
- dr. Abdur Razzaq dengan Judul “The Relationship Between Il-6 Levels Upon Arrival At The Emergency Department And Wound Healing In Open Tibia Fractures Grade IIIA In Makassar”
- dr. Muhammad Mifthah Faridh dengan Judul “Comparison Of Functional Outcome In Patient With Clinical Knee Locking Brace And Back Slab Post Anterior Cruciate Ligament Reconstruction In Makassar”




Residen Orthopedi Unhas dalam presentasi Final Paper
Berikut adalah delegasi free paper dari Departemen Ortopedi Universitas Hasanuddin yang akan mempresentasi karya ilmiahnya:
- dr. Muhammad Nur Anshari Syakir dengan Judul “Restoring Talus Integrity with Autograft Medial Femoral Condyle and Internal Fixation for Osteochondritis Dissecans – a Case Report”
- dr. Irma Triatna dengan judul “Successful One Stage Surgical Release of 10 degrees Flexion Contracture of the Ankle: A Case Report”
- dr. Dave Gilbert Nathaniel dengan judul “Pediatric Thoracic Spinal Osteochondroma Presenting with Lower Limb Monoplegia: A Rare Cause of Spinal Cord Compression”
- dr. Antoni dengan judul “A Case Report of Successful Management with Amputation and Forearm Chinese Flap Reconstruction”



Residen Orthopedi Unhas dalam presentasi Free Paper
Pada sesi Free Paper dalam rangkaian kegiatan ilmiah, dr. Antoni berhasil meraih Juara 2 pada Kategori Epidemiology And Oncology degan Judul “Recurrent High-Grade Epithelioid Sarcoma of the Left Thumb : A Case Report of Successful Management with Amputation and Forearm Chinese Flap Reconstruction” Pembimbing : Dr.dr. Muh. Phetrus Johan, M.Kes, Ph.D, Sp.OT.Subsp.Onk.Ort.R. (K)

Penyerahan Penghargaan Juara 2 Free Paper kepada dr. Antoni
Residen Departemen Ortopedi dan Traumatologi Universitas Hasanuddin juga berpartisipasi aktif dalam kompetisi olahraga seperti futsal, basket, dan bulu tangkis. Beberapa prestasi membanggakan berhasil diraih, antara lain:
- Juara 1 Cabang Basket – Tim Basket Orto Unhas
- Juara 1 Cabang Badminton Ganda Putra – dr. Jorvin Kurniawan T & dr. Berlianto Tjahjadi, M.Kes, Sp.OT. Subsp.P.L (K)

dr. Jorvin Kurniawan T & dr. Berlianto Tjahjadi, M.Kes, Sp.OT. Subsp.P.L (K)sebagai juara 1 Cabang Olahraga Badminton Ganda Putra pada COE ke 73

Tim Basket Orto Unhas Juara 1 Cabang Olahraga Basket pada COE ke 73
COE ke-73 bukan hanya menjadi sarana memperluas wawasan ilmiah, tetapi juga momen berharga untuk mempererat tali silaturahmi antara alumni, residen, dan dosen. Di sela sesi ilmiah yang padat, tercipta suasana hangat penuh tawa dan nostalgia ketika para peserta mengenang kisah-kisah masa residen — dari pengalaman lucu di ruang operasi hingga tantangan di awal karier sebagai spesialis.

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, COE 73 membuktikan diri sebagai wadah inspirasi, kolaborasi, dan persahabatan yang memperkuat komitmen memajukan ortopedi di Indonesia. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga hingga pertemuan-pertemuan berikutnya.